Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Eps. 02 : meracau

MERACAU v  berbicara tidak keruan (waktu sakit, demam, dan sebagainya); mengigau:  sepanjang sakitnya ia ~ v  mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa mempunyai arti khusus (pada anak usia 3–12 bulan) halo, selamat malam. eh, udah pagi sih ini. oke, selamat pagi. jadi, sesuai judulnya, aku lagi pengen meracau aja. kebetulan timing-nya juga lagi pas. perbatasan malam ke pagi gini kan biasanya pikiran emang lagi kalang-kabutnya. dan biasanya juga lagi rindu-rindunya *eh //gak. kenapa aku bilang meracau? karena sesuai makna yang udah kucari di KBBI, meracau itu artinya berbicara tidak karuan dan mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa mempunyai arti khusus. dan untuk saat ini, bahkan dari jauh-jauh hari emang hobi aku meracau sendiri. entah itu sekedar bersarang didalam pikiranku berulang kali entah itu kuujarkan dalam bentuk kalimat, tapi biasanya sih kalo aku up ke dunia nyata buah dari racauan pikiranku ini, jatohnya gak ters...

Eps. 01 : kontemplasi

KONTEMPLASI kon.tem.pla.si  /kontèmplasi/ n  renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh malam tadi, aku berbenah isi lemari. sumpek. sampah disana-sini. tapi aku senang. mengapa? mungkin kamu belum pernah dengar kalimat yang bunyinya begini,  "kenangan memang kurang ajar adanya, datang kembali saat belum sempurna menata hati." jelas saja kamu asing dengan kalimat itu, sebab baru saja diolah oleh pikiranku yang belum seberapa ini, hehe.  iya, gak lucu. singkat cerita, tak sengaja kutemukan buku harian ayah dilemari tas-ku. kuputar ingatan jauh-jauh. (2009-2010an) tertujulah pada suatu momentum dimana aku yang kala itu masih duduk di usia sekolah dasar, gabut, dan sedang liburan, iseng-iseng membongkar lemari ayah ibuku (maafkan anak kalian yang kepalang gabut dan kurang ajar ini). entah mengapa semesta mempertemukanku dengan buku biru manis itu. kenapa kubilang manis? karena ukur...