Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Eps. 09 : Komit, Men!

Komit, Men! Apa yang terlintas pertama kali dibenakmu kalau denger kata komitmen? Pacaran, pernikahan, atau... wawancara kepanitiaan? wkwk. Bagi yang sering ikut kepanitiaan atau minimal sekedar daftar kepanitiaan (walau ditolak) pasti gak asing dengan kata komitmen. Kira-kira liriknya begini, “Kalau seandainya kamu masuk kepanitiaan ini, seberapa besar kamu akan berkontribusi disini?” “Semisal kita ada rapat nantinya dan kamu ada jadwal lain, apakah kamu mau berkorban demi rapat kepanitiaan ini?” atau, “Dari 1-10, di skala berapa sih kamu berkomitmen terhadap kepanitiaan ini?” dan dengan lantang serta tidak berdosanya si interviewee, karena takut ditolak, ia berkata, “KOK CUMA SAMPE 10 SIH BANG? ABANG GATAU SEBERAPA BESAR KOMITMEN SAYA DEMI KEPANITIAAN INI? ABANG RAGU SAMA SAYA? ABANG MEMPERTANYAKAN CINTA SAYA? ” Enggak. Enggak. Coba kita maknai lagi, hakikat komitmen yang sesungguhnya. Karena seringkali, kita berlomba-lomba untuk membangun komitmen ...

Eps. 08 : ada apa dengan sementara milik float?

Sebelumnya, aku mau nanya nih, uda pada tau belom Float itu apa? Bukan float kfc apalagi float mekdi ya, bukan. Udah tau? atau belom? Kalo uda tau mantap, kalo belom tau sini biar tak kasih tau. "Float  merupakan sebuah  grup musik   Indonesia  yang didirikan pada tahun  2004 . Grup musik ini beranggotakan 3 orang yaitu Hotma "Meng" Roni Simamora, Windra "Bontel" Benyamin, dan Raymond "Remon" Agus Saputra." (sc:wikipedia) Etapi, berdasarkan yang udah aku baca juga, Float udah beberapa kali gonta-ganti personel. Jadi, foto dan penjelasan singkat tentang apa itu Float juga terkesan gak sinkron. Maapkan. Singkat cerita, berkenaan dengan Float yang diatas, mereka punya lagu nih, judulnya sementara. Beberapa minggu belakangan, aku rajin dengerin ini lagu. Sebenernya, udah tau dari lama lagu ini. Tapi, entah ada angin apa tiba-tiba lagu ini keputer lagi di playlist spotifyku. Awal kali denger, ada beberapa nada yang aku k...

Eps. 07 : mau bilang makasih buat 2019.

hai, masih tanggal 2 kan? belum telat-telat banget lah ya. oke,  postingan ini dibuat pada dini hari di hari kedua pada tahun 2020, tahunnya tikus logam. alhamdulillah, bukan tahunnya tikus got yang sering gigit tupperware mamakku. tribute to 2019, dan segala suka dukanya yang tidak biasa, dimana aku belajar bahwa skenario Tuhan memang susah ditebak, kehidupan ga seindah di film-film, manusia emang beragam isi kepalanya walau rambut sama hitamnya, berdamai dengan diri sendiri, mulai mikirin mau ngapain kedepannya, mulai berani buat ambil resiko, mulai menjalin pertemanan dengan banyak kegagalan, mulai paham bahwa ga selamanya ngalah itu buruk, mulai ngerti banyak hal yang ga bisa dipaksakan, namun belum tentu ga bisa diperjuangkan. ya, 2019 memang bukan tahun terbaikku, tapi sepertinya versi terbaik dari diriku mulai dibentuk oleh 2019. tahun 2019 awal, aku masih ogah-ogahan buat nerima takdir. air mata pertama juga masih karna perkara cint...