Langsung ke konten utama

Edisi Pare; eps. 03 : "dari stasiun ke stasiun"

Hal yang paling romantis ketika bepergian dengan kereta sepanjang malam ini : melihat nenek yang mengolesi balsem keatas punggung suaminya yang masuk angin, melihat seorang bapak yang duduk sendiri namun sorot matanya lelah dan sepi, melihat suami istri berdampingan yang anaknya juga terlelap disamping mereka, melihat kakek yang berbincang hangat dengan seorang anak perempuan belia yang baru saja dikenalnya namun obrolannya hangat seperti cucu yang lama tak bersua dengan kakeknya, sepasang muda-mudi yang hampir merebahkan kepala di pundak yang satunya padahal belum jelas status mereka apa, dan yang terakhir, aku yang kedapatan mencintai diriku kala menikmati diriku yang mencintai hal-hal sederhana lalu mengabadikannya.

03.00
(hampir) di Stasiun Solobalapan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Edisi Pare; eps.02 : "Gambir, Monas, dan Golden Hour."

Selamat datang di Soetta! Btw, tadi ibu-ibu regale minta foto samaku dan minta nomorku. HAHAHA BERASA ORANG PENTING. "Siapa tau nanti kalo ke medan bisa ketemu." Dan... aku juga pas keluar menuju belalai gajah, minta foto balik ke ibunya, sebagai barang bukti kalo udah sampe di soetta ke grup cemara (isinya keluarga inti doang).          "bersama ibu-ibu biskuit regale asal jambi" "Ini ibu angkat waktu dipesawat, hahaha" komentar ibu itu waktu aku hendak mengirimnya ke grup cemara. Wow, gitu aja hatiku anget coy. Selepas itu, aku jalan dan pisah sama ibu itu. Beliau dijemput anaknya. Aku sebelum dijemput sama Nikmah (kawan coolyah yg ikut ke pare juga), hendak menemui Bang Andre (sepupuku yang kerja disoetta) dulu. Anjir, ternyata kayak gini rasanya pergi sendiri. Seneng. Nyari bagasi sendiri, seneng. Walau masih meraba-raba juga, hahaha. Lepas dari ambil bagasi, aku ketemu Bang Andre di depan pintu penjemputan. Ngobrol-ngobrol sama Ban...

Eps. 08 : ada apa dengan sementara milik float?

Sebelumnya, aku mau nanya nih, uda pada tau belom Float itu apa? Bukan float kfc apalagi float mekdi ya, bukan. Udah tau? atau belom? Kalo uda tau mantap, kalo belom tau sini biar tak kasih tau. "Float  merupakan sebuah  grup musik   Indonesia  yang didirikan pada tahun  2004 . Grup musik ini beranggotakan 3 orang yaitu Hotma "Meng" Roni Simamora, Windra "Bontel" Benyamin, dan Raymond "Remon" Agus Saputra." (sc:wikipedia) Etapi, berdasarkan yang udah aku baca juga, Float udah beberapa kali gonta-ganti personel. Jadi, foto dan penjelasan singkat tentang apa itu Float juga terkesan gak sinkron. Maapkan. Singkat cerita, berkenaan dengan Float yang diatas, mereka punya lagu nih, judulnya sementara. Beberapa minggu belakangan, aku rajin dengerin ini lagu. Sebenernya, udah tau dari lama lagu ini. Tapi, entah ada angin apa tiba-tiba lagu ini keputer lagi di playlist spotifyku. Awal kali denger, ada beberapa nada yang aku k...

Eps. 01 : kontemplasi

KONTEMPLASI kon.tem.pla.si  /kontèmplasi/ n  renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh malam tadi, aku berbenah isi lemari. sumpek. sampah disana-sini. tapi aku senang. mengapa? mungkin kamu belum pernah dengar kalimat yang bunyinya begini,  "kenangan memang kurang ajar adanya, datang kembali saat belum sempurna menata hati." jelas saja kamu asing dengan kalimat itu, sebab baru saja diolah oleh pikiranku yang belum seberapa ini, hehe.  iya, gak lucu. singkat cerita, tak sengaja kutemukan buku harian ayah dilemari tas-ku. kuputar ingatan jauh-jauh. (2009-2010an) tertujulah pada suatu momentum dimana aku yang kala itu masih duduk di usia sekolah dasar, gabut, dan sedang liburan, iseng-iseng membongkar lemari ayah ibuku (maafkan anak kalian yang kepalang gabut dan kurang ajar ini). entah mengapa semesta mempertemukanku dengan buku biru manis itu. kenapa kubilang manis? karena ukur...